LA VILLA DE LOS SANTOS, iNews.id - Pemerintah Panama memberlakukan keadaan darurat nasional, Sabtu (10/10/2026), sehari setelah negaranya diguncang dua gempa dahsyat, masing-masing bermagnitudo 7,7 dan 6,6. Gempa tersebut memicu peringatan tsunami, namun dicabut beberapa jam kemudian.
Menteri di Istana Kepresidenan Juan Carlos Orillac mengumumkan keadaan darurat tersebut dalam konferensi pers di Panama City. Dia mengatakan rumah-rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, jalan raya, hingga hotel termasuk di antara fasilitas yang rusak.
Panama masih diguncang gempa susulah hingga Sabtu selama beberapa jam. Seismolog mencatat lebih dari 100 gempa susulan, termasuk berkekuatan 5,8, 5,5, dan 5,2, mengguncang setelah gempa utama.
Sejauh ini tak ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut, namun ratusan rumah di seluruh atau 10 provinsi hancur dan rusak.
Gempa pada Jumat meruntuhkan bangunan di sekitar titik pusat gempa serta memicu evakuasi di seluruh negara Amerika Tengah tersebut.