Dihukum Trump dengan Tarif 10% gegara Greenland, Belanda: Pemerasan!

Anton Suhartono
Menlu Belanda David van Weel menyebut ancaman Trump untuk memberlakukan tarif tambahan 10 persen terkait krisis Greenland sebagai pemerasan (Foto: AP)

AMSTERDAM, iNews.id - Kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas pemberlakuan tarif tambahan 10 persen kepada delapan negara Eropa terkait krisis Greenland terus mengalir. Kali ini protes datang dari Belanda.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda David van Weel menyebut ancaman Trump untuk memberlakukan tarif sebagai pemerasan.

"Sekutu tidak memperlakukan satu sama lain seperti ini. Apa yang terjadi adalah pemerasan. Dan itu tidak perlu, karena tidak membantu memperkuat aliansi. Itu juga tidak berkontribusi pada keamanan Greenland," kata van Weel, kepada stasiun televisi NPO 1, dikutip Senin (19/1/2026).

Dia mengaku sangat terkejut dengan peningkatan ketegangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah pertemuan antara pejabat AS, Denmark, dan Greenland di Washington DC pada 14 Januari.

"Denmark mengajukan permintaan, 'Bergabunglah dengan kami, beberapa negara lagi, untuk menunjukkan kepada AS bahwa kita menganggap serius masalah keamanan.' Itu merupakan niat yang positif. (Tapi) Kemudian Anda dihukum karenanya," kata van Weel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

11 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

12 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

13 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal