Dijatuhi Sanksi PBB terkait Nuklir, Iran Akan Balas Dendam

Anton Suhartono
Iran mengecam keras sanksi PBB yang dijatuhkan kembali kepada negaranya terkait program nuklir (Foto: AP)

Rusia tidak mengakui penerapan sanksi oleh E3 terhadap Iran dan tetap akan menjalankan berbagai kerja sama.

JCPOA merupakan kesepakatan pengendalian nuklir Iran yang diteken pada 2015. Imbalan yang didapat Iran kerena menaati JCPOA adalah pencabutan sanksi internasional.

JCPOA diteken oleh Inggris,, Jerman, Prancis, AS, China, dan Rusia. Namun AS keluar dari kesepakatan itu pada Mei 2018, di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, disertai dengan menerapkan kembali sanksi yang memukul perekonomian Iran.

Sebagai respons, Iran memangkas komitmennya pada JCPOA yakni tidak lagi taat pada penelitian nuklir serta tingkat pengayaan uranium. Iran meningkatkan pengayaan level kemurnian uranium menjadi 60 persen dari yang ditentukan dalam JCPOA yakni 3 persen. Tindakan Iran itu dicurugai oleh negara-negara Barat sebagai upaya untuk membuat senjata nuklir.

Tuduhan itu dibantah Iran seraya menegaskan, program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil, bukan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
34 menit lalu

Pesawat 'Kiamat' Trump Keluar Kandang Jelang Berakhirnya Batas Waktu untuk Iran, Ada Apa?

Internasional
2 jam lalu

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam 4 Jam: Butuh Waktu Seabad untuk Membangun Lagi!

Internasional
3 jam lalu

Iran Rilis Video Pesawat Hercules AS Hancur Lebur, Perlihatkan Foto Pilot Perempuan

Internasional
4 jam lalu

Iran: AS Sudah Putus Asa, Mulai Membual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal