Dikecam China, AS Bela Keputusan Larangan Masuk bagi Wisatawan

Nathania Riris Michico
Orang-orang memakai masker karena takut terpapar virus korona di Flushing, sebuah lingkungan di wilayah Queens, New York City. (FOTO: JOHANNES EISELE / AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membela keputusannya melarang masuk wisatawan China. AS menyatakan memberlakukan larangan masuk bagi wisatawan dari China untuk mencegah wabah virus korona, yang didasarkan pada ilmu pengetahuan terbaik.

AS juga menyebut akan ada lebih banyak evakuasi orang Amerika.

Keputusan itu diambil ketika jumlah kasus virus korona di AS yang dikonfirmasi naik menjadi 11, termasuk penularan dari mansuia ke manusia, yang melibatkan seorang pasien di California.

China sebelumnya menuduh AS menyebarkan kepanikan dengan melarang masuk warga negara asing yang melakukan perjalanan ke negara itu selama dua pekan terakhir. AS juga mengumumkan langkah-langkah karantina bagi warga Amerika.

Direktur Pusat Imunisasi dan Penyakit Pernafasan Nasional di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Nancy Messonnier, membela langkah agresif tersebut.

"Beberapa pekan lalu ada 41 kasus di China, pagi ini (Senin pagi waktu AS) jumlahnya 17.000 -yaitu 17.000 kasus dengan virus Korona baru yang penduduknya tidak memiliki kekebalan," katanya, seperti dilaporkan AFP, Selasa (4/2/2020).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
8 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
24 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal