Dikecam China, AS Bela Keputusan Larangan Masuk bagi Wisatawan

Nathania Riris Michico
Orang-orang memakai masker karena takut terpapar virus korona di Flushing, sebuah lingkungan di wilayah Queens, New York City. (FOTO: JOHANNES EISELE / AFP)

"Kami memiliki kesempatan mencegahnya sebelum masuk ke Amerika Serikat."

Juru bicara kementerian luar negeri China, Hua Chunying, mengatakan AS gagal memberikan bantuan substansial, sebuah klaim yang ditolak oleh Messonnier.

"Kami di CDC memiliki ilmuwan yang sangat kuat yang memiliki banyak pengalaman teknis dalam penyakit yang sangat mirip dan kehadiran kami di China akan sangat membantu," katanya.

"Apa yang saya lihat adalah bahwa dalam situasi seperti ini, sains harus mengalahkan segalanya."

Saat ini ada 195 orang Amerika, termasuk diplomat dan keluarga mereka, di karantina di sebuah pangkalan militer di California setelah dievakuasi pekan lalu dari Wuhan, kota di pusat wabah. Akan ada lebih banyak lagi penerbangan evakuasi, kata Messonnier.

"Selama akhir pekan, CDC mengirim empat tim tambahan ke lokasi Departemen Pertahanan tertentu di mana pesawat-pesawat itu akan tiba," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

6 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

6 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

7 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal