Dikhianati, Iran Tolak Mentah-Mentah Tawaran Trump untuk Berunding Nuklir Lagi

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei menolak tawaran Donald Trump kembali ke meja perundingan untuk membahas nuklir (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi IranAyatollah Ali Khamenei menolak tawaran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali ke meja perundingan untuk membahas nuklir. Dia juga berharap bisa mendamaikan Iran dengan Israel.

Iran merasa dikhianati oleh serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklirnya pada 22 Juni lalu. Serangan itu berlangsung saat kedua negara telah melakukan lima putaran perundingan nuklir. Serangan AS juga berlangsung di tengah perang yang sedang berkecamuk antara Iran dan Israel.

Tidak heran jika Iran merasa ditipu dan enggan kembali ke meja perundingan.

“Trump mengatakan dia adalah seorang pembuat kesepakatan yang andal, tapi jika suatu kesepakatan disertai dengan paksaan dan hasilnya sudah ditentukan sebelumnya, itu bukan kesepakatan melainkan pemaksaan dan intimidasi,” kata Khamenei, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (21/10/2025).

Dalam pidatonya di hadapan parlemen Israel Knesset pekan lalu, Trump mengatakan akan sangat bagus jika AS bisa menegosiasikan kesepakatan damai dengan Iran. Dia optimistis karena Israel dan Hamas telah mencapai gencatan senjata.

Dia juga mengulangi pernyataan bahwa AS gagal menghancurkan fasilitas nuklir Iran dalam serangan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

15 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

17 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

21 jam lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal