Dipicu Lockdown Covid, Warga China Mulai Berani Demonstrasi Desak Xi Jinping Mundur

Anton Suhartono
Demonstrasi pecah di China menentang kebijakan lockdown (Foto: AP)

BBC melaporkan seorang jurnalis yang meliput demonstrasi di Shanghai juga ditangkap, namun dibebaskan beberapa jam kemudian.

Demonstrasi dan bentrokan di Shanghai terjadi setelah beberapa penduduk menggelar aksi keprihatinan atas kebakaran apartemen di Urumqi pekan lalu yang menewaskan 10 orang. Kebakaran itu diduga kuat masih terkait dengan penerapan lockdown karena warga kota tersebut dilarang beraktivitas di luar ruangan kecuali untuk urusan penting. Otoritas setempat membantah lockdown sebagai pemicunya.

Aksi keprihatinan tersebut mendapat simpati luas hingga warga lainnya bergabung dan berubah menjadi demonstrasi menentang pembatasan Covid-19.

"Jatuhkan Partai Komunis China, jatuhkan Xi Jinping," demikian teriakan sekelompok massa, sebagaimana disampaikan para saksi serta video yang beredar di media sosial, seperti dilaporkan kembali Reuters, Senin (28/11/2022).

Unjuk rasa juga pecah di Wuhan, kota tempat dilaporkannya kasus virus corona pertama kali, serta Lanzhou. Massa di kedua kota tersebut menentang seruan pemerintah setempat untuk menjalani tes Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

57 tahun lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

57 tahun lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal