Diprotes, Kompetisi Menginap di Tembok Besar China Dibatalkan

Anton Suhartono
(Foto: Airbnb)

BEIJING, iNews.id - Perusahaan penyedia layanan jasa penginapan Airbnb akhirnya membatalkan kompetisi menginap di Tembok Besar China. Rencana tersebut diprotes warga China karena berpotensi merusak struktur bangunan bersejarah itu.

Dikutip dari China Daily, Rabu (8/8/2018), Airbnb menyatakan tidak akan melanjutkan proses penjaringan peserta. Pendaftaran peserta dibuka sejak 2 sampai 13 Agustus. Setiap pemenang berkesempatan menginap di salah satu ruang di Tembok Besar yang sudah dilengkapi dengan perabot layaknya penginapan tanpa atap. Mereka bisa menghabiskan waktu semalam untuk menikmati pemandangan di sekitar yang luar biasa.

Disebutkan pula, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu menghormati opini publik dengan membatalkan kompetisi meskipun mereka mengklaim sudah mengantongi izin dari otoritas setempat.

Anehnya, komisi kebudayaan distrik Yangqing, Beijing, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas Tembok Besar di wilayah itu, menegaskan tidak mengetahui adanya kompetisi bermalam di Tembok Besar. Mereka juga tidak pernah memberikan izin.

(Tembok Besar China/Foto: Airbnb)

Komisi menyatakan tidak akan mendukung kompetisi ini karena bertentangan dengan pelestarian warisan budaya, sebagaimana diatur dalam undang-undang serta aturan tentang perlindungan peninggalangan budaya China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
2 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
7 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
11 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal