Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker

Anton Suhartono
Iran menutup Selat Hormuz dan menyerang dua kapal tanker minyak setelah kembali menjadi sasaran serangan militer AS, Rabu (10/6) malam waktu setempat (Foto: Iranian Army)

Sebelumnya Trump melalui akun Truth Social menyatakan para pemimpin Iran terlalu lama bernegosiasi tanpa mencapai kesepakatan. Dia juga mengancam akan memperluas serangan dengan menargetkan infrastruktur penting, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kemudian menegaskan bahwa bom akan dijatuhkan ke fasilitas-fasilitas penting di Iran. Menurut dia, Teheran telah diberi kesempatan untuk mencapai kesepakatan namun gagal memanfaatkannya.

Hegseth menambahkan, Trump telah memerintahkan serangan lanjutan apabila tidak ada kesepakatan damai yang tercapai antara kedua negara.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak tekanan tersebut dan menegaskan negaranya tidak akan menyerah terhadap ancaman apa pun.

"(Iran) akan tetap teguh melawan tekanan atau ancaman apa pun," ujar Pezeshkian.

Sikap serupa disampaikan Kementerian Luar Negeri Iran yang menuding AS telah merusak proses diplomatik melalui pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan. Ketegangan yang terus meningkat itu kini memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran dan pasokan energi global yang melintasi Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Kota-Kota di Sepanjang Selat Hormuz

Internasional
5 jam lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

Internasional
11 jam lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Internasional
14 jam lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Internasional
15 jam lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal