Ditahan di Thailand, Eks Pemain Timnas Bahrain Dilarang ke Australia

Anton Suhartono
Hakeem Al Araibi (Foto: AP)

Pengacara Hakeem, Latifa Al Haouli, mengatakan, pihak berwenang Bahrain dan Departemen Luar Negeri Australia sudah berkoordinasi soal kasus ini.

Dalam pernyataannya di akun Twitter pada Minggu (2/12/2018), Kedubes Bahrain di Thailand menyatakan kasus Hakeem perlu ditindaklanjuti oleh pihak keamanan terkait. Hakeem harus kembali ditahan untuk kasus keamanan.

Pekan lalu Hakeem mengatakan dia ditangkap oleh Interpol atas tuduhan vandalisme di kantor polisi Bahrain, namun dibantahnya. Dia beralasan saat itu dia sedang bermain sepak bola untuk acara televisi.

"Saat saya tiba di imigrasi Thailand mereka membawa saya ke tahanan dan mengatakan, 'Anda punya red notice dari Bahrain'. Saya mengatakan kepada mereka kalau status saya pengungsi di Australia. Saya mengatakan, (Bahrain) tak bisa membawa saya," katanya.

Hakeem mendapat status pengungsi dari Australia pada 2015. Dia lalu mendapat status warga negara permanen tiga tahun kemudian. Saat ini dia bermain untuk klub sepak bola semiprofesional Australia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

21 hari lalu

Bintang Sepak Bola Prancis Comeback di Usia 40 Tahun usai Pensiun Sejak 2019

1 bulan lalu

Ombudsman Soroti Pengungsi Gempa M7,7 NTT Masih Tinggal di Tenda Tak Layak

2 bulan lalu

Jaga FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal