Ditawan di Suriah, Pria Jepang dan Italia Minta Tolong lewat Video

Nathania Riris Michico
Tahanan militan Suriah, Jumpei Yasuda dan Alessandro Sandrini, memohon bantuan lewat sebuah video. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Kelompok militan di Suriah merilis video warga Jepang dan Italia yang ditawan. Dalam video itu kedua tawanan memohon pembebasan.

Mereka merupakan wartawan lepas bernama Jumpei Yasuda dan Alessandro Sandrini. Keduanya muncul dalam dua video terpisah dengan lokasi berbeda, meski cukup mirip.

Tawanan asal Jepang bernama Jumpei Yasuda. (Foto: AFP) 

Dilaporkan AFP, Rabu (1/8/2018), video itu dirilis oleh SITE, kelompok yang melacak organisasi supremasi kulit putih dan militan. Namun SITE tidak menyatakan grup mana yang bertanggung jawab atas video tersebut.

Keduanya terlihat sedang berlutut di depan tembok dan mengenakan baju terusan berwarna oranye. Dua orang bersenjata dengan penutup kepala ala ninja berjaga di belakang mereka.

Tawanan asal Italia,  Alessandro Sandrini, yang diculik pada 2016. (Foto: AFP)

Jumpei diduga diculik di Suriah utara oleh Front Al Nusra, mantan afiliasi Al Qaeda, pada 2015. Dalam video itu, dia mengaku sebagai orang Korea namun berbicara bahasa Jepang. Dia menyebutkan video itu direkam pada 25 Juli.

Sedangkan Sandrini menyebut tanggal berbeda, yakni 19 Juli. Dia mengatakan, permintaan tolongnya itu merupakan yang terakhir kalinya ditujukan ke Pemerintah Italia.

Sandrini diculik di Turki pada Oktober 2016 sebelum dibawa ke Suriah. Dia diduga berasal dari Brescia dan berusia sekitar 32 tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

Internasional
14 hari lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Internasional
16 hari lalu

Pasukan Suriah Tangkap Pemimpin Senior ISIS Taha Al Zoubi

Internasional
21 hari lalu

Yordania Kirim Jet Tempur Bantu Amerika Gempur ISIS di Suriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal