Ditegur Joe Biden, Netanyahu Minta AS Tak Campuri Urusan Politik Dalam Negeri Israel

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden (kiri) dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: iNews.id/Reuters)

TEL AVIV, iNews.id – Kekacauan politik di Israel mendapat sorotan dari Amerika Serikat. Presiden AS Joe Biden pun sempat “menegur” Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu soal situasi tersebut.

Akan tetapi, teguran Biden itu langsung ditangkis Netanyahu. Dia mengatakan, Israel adalah negara berdaulat yang tidak membuat keputusan berdasarkan tekanan dari luar negeri. 

“Israel adalah negara berdaulat yang membuat keputusan atas kehendak rakyatnya dan tidak berdasarkan tekanan dari luar negeri, termasuk dari sahabat (AS),” ujar Netanyahu, Selasa (28/3/2023) malam.

Biden sebelumnya mengatakan, dia berharap Netanyahu mau membatalkan perombakan sistem peradilan di Israel. Sebab, kebijakan itu telah memicu protes massal dan krisis politik bagi pemerintahan di negara zionis tersebut.

Namun, Netanyahu mengklaim, pemerintahannya berusaha melakukan reformasi peradilan “melalui konsensus luas” dari rakyat Israel.

Selama lebih dari 12 pekan, ribuan orang turun ke jalan-jalan di Israel untuk memprotes perombakan sistem peradilan di negara itu. Beberapa hari lalu, massa demonstran bahkan sudah berani menerobos pos keamanan di kediaman Netanyahu di Yerusalem. 

Jika disahkan, rancangan undang-undang reformasi peradilan yang diajukan oleh Menteri Kehakiman Yariv Levin pada Januari lalu secara signifikan bakal membatasi kekuasaan Mahkamah Agung Israel. RUU itu juga memberikan kendali kepada pemerintah atas prosedur penunjukan hakim.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal