Dituduh Biang Kerok Kekalahan Republik di Pemilu terkait Perang Iran, Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk

Anton Suhartono
Pete Hegseth menjadi sasaran kemarahan internal Partai Republik setelah partai tersebut kalah dalam pemilu paruh waktu (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menjadi sasaran kemarahan internal Partai Republik setelah partai tersebut mengalami kekalahan telak dalam pemilu paruh waktu pada Selasa (3/11/2026). Hegseth dituding ikut bertanggung jawab atas keputusan menyerang Iran yang berujung pada perang berkepanjangan dan membuat Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres AS.

Sejumlah politisi dan sekutu Partai Republik bahkan meminta pertanggungjawaban Hegseth atas kekalahan tersebut. Mereka menilai, Hegseth berperan besar dalam meyakinkan Presiden Donald Trump untuk melancarkan serangan terhadap Iran tanpa strategi keluar yang jelas maupun perhitungan matang mengenai dampak politik dan ekonomi perang.

Sejumlah anggota parlemen dan sekutu Partai Republik mulai mengarahkan kritik kepada Hegseth setelah hasil pemilu menunjukkan kemenangan besar Partai Demokrat. Bahkan, DPR AS disebut akan menggelar pemungutan suara untuk memakzulkan kepala Pentagon tersebut secepatnya pekan depan.

Wakil Presiden JD Vance bahkan secara terbuka menyebut perang Iran sebagai penyebab utama kekalahan Partai Republik.

"Alasan kita kalah adalah perang," tulis Vance, dalam pernyataan di media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Partai Republik Kalah Pemilu AS gegara Perang Iran, Menhan Pete Hegseth Hadapi Pemakzulan

18 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

21 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

22 jam lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal