Dituduh Curang, Panitia Pemilu 2019 Sydney: Kami Hanya Ikuti Peraturan

Nathania Riris Michico
Sejumlah warga mengunggah foto suasana pencoblosan di TPS Sydney Town Hall. (Foto: doc. Facebook/Ady Hendra)

"Kami perkirakan ada sekitar 400 orang yang berada dalam antrean tersebut yang tidak bisa masuk gedung," ujarnya.

Dia membantah jumlah warga yanga antre mencapai ribuan.

PPLN Sydney mengaku jika sebenarnya sudah memberikan waktu hampir setahun untuk memastikan warga Indonesia yang memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih.

"Jadi ini bukan kecurangan, tapi pemilih tersebut tidak proaktif karena sejak Mei 2018 kami sudah meminta agar mereka mendaftar dan melakukan kecocokan data," ujarnya.

"Pada intinya PPLN Sydney hanya menjalankan semuanya sesuai aturan."

Antrean panjang masih terlihat di depan kantor KJRI Melbourne bahkan sempat tidak terkendali. (Foto: doc. Frilla Geubrina)

Sebuah petisi online beredar di jejaring sosial yang meminta agar dilakukan "Pemilu Ulang Pilpres di Sydney Australia".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

14 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

27 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal