Dokter Ini Rela Tak Mandi 5 Tahun demi Penelitian, Begini Hasilnya

Djairan
James Hamblin (Foto: ITV)

Melalui eksperimen itu, Hamblin menjadi tahu dengan semakin mengurangi mandi dan menggunakan produk kesehatan yang diperlukan maka kebutuhan terhadap produk-produk itu juga makin berkurang.

Mengenai bau badan dan bakteri. Akademisi Amerika Serikat itu menerangkan, bau badan dihasilkan dari bakteri pada kulit. Mereka hidup di keringat dan bagian tuhbuh yang berminyak. Dengan menggunakan produk kulit dan rambut setiap hari, kata Hamblin, keseimbangan antara minyak di kulit dan bakteri justru terganggu.

Buku yang ditulis Hamblin juga mengkritisi industri produk perawatan kulit dan rambut. Dia mengatakan, ada perbedaan antara sains dan pemasaran. Produk-produk itu digunakan karena banyak orang percaya dapat menjadikan penggunanya lebih sehat.

Kendati demikian, Hamblin mengatakan dia tidak punya landasan kuat untuk memutuskan secara pasti mana yang benar dan salah, atau menyebut apa yang dia lakukan perlu dicontoh orang lain. Tapi apa yang dia lakukan berhasil baginya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Abdul Mu’ti Tekankan 3 Pesan Penting untuk Para Profesor

Health
2 hari lalu

Mengenal XERF Teknologi Canggih untuk Kencangkan Kulit, Ini Kata Dokter

Nasional
2 hari lalu

Kemenkes Buka Suara soal Pemecatan Dokter Piprim: Bolos Lebih dari 3 Bulan!

Nasional
7 hari lalu

Fadli Zon Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Gaungkan Indonesia Pusat Peradaban Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal