Dokumen Rahasia Vulkan Files Bocor, Isinya Strategi Perang Dunia Maya Rusia

Umaya Khusniah
Dokumen rahasia dari perusahaan keamanan siber Rusia, NTC Vulkan bocor. (Foto: Pixabay)

Selama beberapa bulan, jurnalis yang bekerja untuk 11 media seperti The Guardian, Washington Post, dan Le Monde, telah menyelidiki dokumen. Mereka bergabung dalam konsorsium yang dipimpin oleh Paper Trail Media dan Der Spiegel.

Ribuan halaman dokumen rahasia itu mengungkapkan bagaimana para insinyur Vulkan bekerja untuk militer Rusia dan badan intelijen. Mereka mendukung operasi peretasan, melatih operator sebelum menyerang infrastruktur nasional, menyebarkan disinformasi, serta mengontrol bagian-bagian internet.

Pekerjaan perusahaan terkait dengan layanan keamanan federal (FSB), agen mata-mata domestik, divisi operasional dan intelijen angkatan bersenjata (GOU dan GRU) serta organisasi intelijen asing Rusia (SVR).

Salah satu dokumen menyebut sistem serangan dunia maya Vulkan berhubungan dengan Sandworm. Itu merupakan grup peretas terkenal yang menurut pemerintah Amerika Serikat (AS) sudah dua kali menyebabkan pemadaman listrik di Ukraina, mengganggu Olimpiade di Korea Selatan (Korsel) dan meluncurkan malware paling merusak secara ekonomi dalam sejarah, NotPetya.

Sistem lain, Amezit, merupakan cetak biru untuk mengawasi dan mengendalikan internet di wilayah-wilayah di bawah komando Rusia. Sistem itu juga memungkinkan disinformasi melalui profil media sosial palsu.

Sistem ketiga yang dibangun Vulkan, bernama Crystal-2V. Itu merupakan program pelatihan untuk operasi siber untuk meruntuhkan infrastruktur kereta api, udara, dan laut.

Lima badan intelijen barat mengonfirmasi bahwa file Vulkan itu tampaknya asli. Namun, baik perusahaan vulkan dan Rusia tidak menanggapi banyak permintaan komentar terkait bocornya file tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
3 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
4 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
4 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal