Donald Trump Diingatkan Tak Sebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Anton Suhartono
Dom of Rock dan Masjid Al Aqsa merupakan bagian dari Yeusalem (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan akan mengumumkan soal status Yerusalem, apakah menjadi ibu kota Israel atau tidak, pada Rabu mendatang. Pernyataan Trump itu terkait dengan rencana memindahkan kedutaan besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem.

Saat kampanye, Trump berjanji akan memindahkan kantor kedubes AS. Dengan demikian, besar kemungkinan Trump akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Namun pengakuan itu ditentang oleh para pejabat dan diplomat dari dalam dan luar negeri. Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel hanya akan menambah konflik di wilayah itu.

Kebijakan pemerintahan AS sebelum Trump lebih memilih agar Israel dan Palestina mendiskusikan sendiri mengenai status Yerusalem. Bahkan konflik tidak hanya berpotensi terjadi di Timur Tengah, namun menyebar ke negara mayoritas Muslim lainnya.

Israel sudah menduduki Yerusalem Timur sejak 1967 dalam perang Arab-Israel. Meski demikian, status Yerusalem masih menggantung. Israel mengklaim bahwa pemilik terakhirlah yang berhak menentukan nasib Yerusalem, namun ditentang keras Palestina. Apalagi Yerusalem merupakan tempat suci bagi umat Islam.
Sementara itu Gedung Putih belum mengambil langkah apa pun, termasuk rencana memindahkan kedubesnya di Tel Aviv.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967

Internasional
21 jam lalu

Iran Sindir Trump Ajak Negara Lain Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz: Dia Minta Bantuan!

Internasional
21 jam lalu

Trump Takut-takuti Iran: Banyak Negara Akan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Internasional
4 hari lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal