Donald Trump Ditembak, Paspampres AS Dinas Rahasia Kebobolan?

Anton Suhartono
Penembakan terhadap mantan Presiden AS Donald Trump memicu pernyataan besar soal pengamanan (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Penembakan terhadap mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu pernyataan besar soal pengamanan. Presiden ke-45 AS itu ditembak saat kampanye Pilpres AS 2024 di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024) pukul 18.15 waktu setempat.

Anggota parlemen dari Partai Republik mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap bagaimana bisa pelaku mampu menghindari pemantauan agen Dinas Rahasia. Pelaku, diketahui pria 20 tahun warga setempat, naik atap sebuah gedung dekat lokasi Donald Trump kampanye lalu melepaskan beberapa tembakan.

Pelaku tak beraksi dari dalam area kampanye, melainkan beberapa ratus meter dari panggung. 

Ketua DPR AS dari Partai Republik Mike Johnson mengatakan, lembaganya akan meminta Direktur Dinas Rahasia Kimberly Cheatle serta pejabat terkait lainnya dari DHS (Departemen Keamanan Dalam Negeri) dan FBI hadir untuk dengar pendapat secepatnya.

Laporan BBC mengungkap, setidaknya seorang saksi mengatakan sudah berusaha memperingatkan polisi dan Dinas Rahasia, mengenai aktivitas seorang pria mencurigakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Iran Ancam Serang Kabel Internet di Selat Hormuz jika Diserang AS Lagi

10 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

18 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

20 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal