Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:06:00 WIB
Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya
Akun media sosial resmi Iran mengeklaim California sebagai wilayah baru Iran (Foto: X/Konsulat Jenderal Iran Hyderabad)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Akun media sosial resmi pemerintah Iran mengeklaim California sebagai "wilayah baru Iran", Selasa (18/8/2026). Posting-an itu sebagai tanggapan atas posting-an Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menampilkan gambar peta Selat Hormuz sebagai "Wilayah AS yang Baru."

Akun media sosial X Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad, India, mengunggah peta AS yang menunjukkan California disorot dengan warna biru, disertai kalimat, "Wilayah Baru Republik Islam Iran."

Bukan tanpa alasan, California, khususnya Los Angeles County, merupakan rumah bagi konsentrasi terbesar warga keturunan Irandi luar negara itu. Diperkirakan 141.000 warga AS keturunan Iran tinggal di Los Angeles County, demikian data Iranian Diaspora Dashboard, Pusat Studi Timur Dekat UCLA.

Komunitas Iran di California Selatan berkembang pesat setelah Revolusi Islam Iran pada 1979. Wilayah Westwood di Los Angeles menjadi pusat kehidupan diaspora Iran yang lazim dikenal sebagai “Tehrangeles.”

Trump pada Selasa membagikan gambar peta Selat Hormuz di akun Truth Social, menunjukkan jalur petairan strategis tersebut dilingkari disertai judul "Wilayah AS yang Baru".

Sebelum itu Trump mengatakan akan mengumumkan Selat Hormuz sebagai wilayah AS.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi merespons posting-an tersebut di X, “Khayalannya mengenai Selat Hormuz akan segera dikoreksi, atau kami akan mengoreksi khayalan orang yang sesat ini.”

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut