Donald Trump Menang Pilpres AS, Apa Dampaknya bagi Palestina?

Anton Suhartono
Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat 2024 bisa menjadi kabar baik sekaligus kabar buruk bagi Palestina (Foto: AP)

TEPI BARAT, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Palestinian National Initiative Mustafa Barghouti menilai, kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat 2024 bisa jadi berita baik untuk Palestina

Menurut Barghouti, banyak tantangan yang harus dihadapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam menghadapi watak keras Trump. 

"Secara taktis, Netanyahu mungkin menghadapi presiden yang lebih keras dan mungkin ini akan membuatnya kurang bisa bermanuver," katanya, kepada Al Jazeera, dikutip Rabu (5/11/2024).

"Ketika Trump menyuruhnya untuk menghentikan perang, dia harus menghentikannya. Dia tidak akan bisa mempermainkannya," ujarnya, menegaskan.

Namun di sisi lain, lanjut dia, ada dua risiko strategis besar yang akan dihadapi Palestina.  Pertama, orang-orang di sekitar Trump sudah menyiapkan rencana buruk untuk Palestina, terutama soal pencaplokan wilayah pendudukan lebih lanjut.

Pencaplokan tanah Palestina yang diduduki berarti akan terus menghambat perjanjian damai yang sudah terkatung-katung selama puluhan tahun. Padahal, perjanjian damai menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di tengah meruncingnya konflik.

"Ada banyak tekanan dari kubu Trump untuk mendukung rencana mengerikan Netanyahu guna mencaplok Tepi Barat atau sebagian besar Tepi Barat, yang berarti penghancuran total terhadap kemungkinan perdamaian atau apa yang disebut solusi dua negara," ujarnya.

Risiko kedua, lanjut dia, adalah membiarkan pembersihan etnis di Jalur Gaza, berlanjutnya genosida di kantong tersebut, serta perang di Lebanon.

“Ada banyak, banyak orang garis keras di kubu Trump yang sepenuhnya mendukung pemerintahan fasis dan partai-partai fasis di Israel,” ujar Barghouti.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
2 jam lalu

Detik-Detik Pencurian Kotak Amal di Musala Terekam CCTV

Nasional
4 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
8 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
16 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal