Donald Trump Minta Industri Otomotif AS Produksi 100.000 Ventilator dalam 100 Hari

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Presiden AS Donald Trump pada Jumat (27/3/2020) mengeluarkan perintah darurat, meminta perusahaan otomotif General Motors (GM) segera memproduksi ventilator yang sangat dibutuhkan bagi puluhan ribu pasien virus corona (Covid-19) di Amerika. Sebelumnya, dia sempat menuduh produsen raksasa mobil AS itu telah membuang-buang waktu selama negosiasi. 

Trump telah mengajukan Undang-Undang Produksi Pertahanan agar GM bisa langsung bekerja. "Negosiasi dengan GM mengenai kemampuannya untuk memasok ventilator menghasilkan kesepakatan produktif. Akan tetapi, perjuangan kami melawan virus ini terlalu mendesak untuk memungkinkan proses serah terima kontrak terus berjalan seperti biasanya," ujar Trump, Jumat (27/3/2020), seperti dikutip Alarabiyah

"Kesepakatan ini akan membantu memastikan produksi ventilator yang cepat yang akan menyelamatkan nyawa warga Amerika," tuturnya. 

Pihak GM dalam sebuah pernyataan dalam menanggapi Trump menyatakan, mereka telah bekerja sama dengan perusahaan ventilator Ventec Life Systems dan perusahaan pemasok GM. "Sepanjang waktu selama lebih dari seminggu ini kami sudah mulai bekerja untuk memenuhi kebutuhan mendesak ini. komitmen kami untuk memproduksi ventilator bersama Ventec tidak pernah goyah," ungkap GM dalam pernyataan tertulis. 

Undang-Undang Produksi Pertahanan memberikan kekuasaan kepada presiden untuk memperluas produksi industri dari setiap bahan atau produk utama yang bertujuan untuk keamanan nasional dan mengatasi kondisi darurat lainnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Internasional
20 jam lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Internasional
22 jam lalu

Trump: Perang Lawan Iran Segera Berakhir!

Internasional
22 jam lalu

Gawat! AS-Israel Rampungkan Rencana Perang Lanjutan Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal