Donald Trump Sebut Wapres Kamala Harris Bertemu Putin 3 Hari Sebelum Rusia Serang Ukraina

Anton Suhartono
Donald Trump sebut Kamala Harris bertemu Presiden Vladimir Putin 3 hari sebelum Rusia menyerang Ukraina (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Perang urat syaraf antara Calon Presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan pesaingnya, Kamala Harris, semakin menjadi. Teranyar Trump menyebut Harris yang juga wakil presiden AS bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin 3 hari sebelum Rusia menggelar operasi militer khusus ke Ukraina.

Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022, setahun setelah Harris dilantik mendampingi Joe Biden sebagai presiden AS.

"Mari saya beri tahu Anda secuil fakta yang tidak diangkat oleh media massa. Biden mengutus Kamala untuk bertemu Putin di Rusia, 3 hari sebelum serangan," kata Trump, kepada Fox News, dikutip Jumat (23/8/2024).

"Dia berangkat, dia menyampaikan masalahnya. Dia (Putin) menyerang 3 hari kemudian  Dia (Putin) menertawakannya (Harris). Dia (Putin) menganggap Harris lelucon," kata Trump, melanjutkan.

Dia tak menyertakan bukti kepergian Harris ke Rusia saat itu. Namun kunjungan seorang pajabat tinggi AS ke Rusia pasti tak akan luput dari pemberitaan media massa. Terlebih lagi saat itu Rusia tengah bersiap menyerang Ukraina.

Harris melakukan perjalanan ke Jerman untuk menghadiri Konferensi Keamanan Munich di Jerman pada 18-20 Februari 2022. Pada 19 Februari, dia menyampaikan pidato di pertemuan tersebut. Pada hari yang sama, dia melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Putin tidak menghadiri konferensi tersebut.

Tuduhan serupa juga disampaikan Trump saat kampanye di North Carolina pada Rabu lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
1 hari lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
1 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
1 hari lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal