Drama Penyanderaan 30 Jam Hotel Mogadishu oleh Kelompok Militan Berakhir, 21 Orang Tewas

Anton Suhartono
Penyanderaan Hotel Hayat di Mogadishu, Somalia, berakhir setelah 30 jam (Foto: Reuters)

Al Shabaab, kelompok yang terkait dengan Al Qaeda, sejak 10 tahun terakhir berupaya menggulingkan pemerintahan Somalia. Hotel itu merupakan tempat langganan bagi pejabat pemerintah dan anggota parlemen untuk menggelar pertemuan. Di hari yang sama saat penyerbuan parlemen Somalia seharusnya menggelar rapat, namun dibatalkan.

"Ini adalah pengepungan hotel terburuk yang pernah kami alami," kata Ahmed, seorang kapten polisi.

Dia mengatakan, para pelaku menembak tamu warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui tembok dan gerbang hotel yang lebih dulu diledakkan pelaku. Para pelaku membunuh 10 pasukan keamanan menggunakan senjata api dan granat.

Aden Ali, seorang korban selamat, mengatakan dia sedang minum teh di hotel saat mendengar ledakan pertama. Dia kemudian lari menuju tembok bersama tamu lainnya untuk melarikan diri, namun ditembaki.

"Kami berusaha lari, belasan orang. Ketika keluar hotel, saya bisa melihat delapan dari kami. Mungkin sisanya tewas akibat penembakan itu," kata Ali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dubes Saudi soal Serangan Houthi Yaman: Sangat Berdampak ke Stabilitas dan Keamanan Global

3 hari lalu

Booking Hotel Dalam dan Luar Negeri Lebih Hemat: Diskon hingga 40%

25 hari lalu

Menikmati Kenyamanan Terbaik di Berbagi Pilihan Hotel Favorit

1 bulan lalu

Brutal! Pria Ledakkan Diri di Tengah Aksi Demonstrasi, 13 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal