Drama Politik Hina Muslimah Bercadar di Parlemen Australia Berbuntut Kecaman

Anton Suhartono
Pauline Hanson, memicu kecaman dari sesama politisi Australia terkait aksinya mengenakan cadar sebagai bentuk penghinaan terhadap Muslimah (Foto: AP)

“Ini sangat rasis dan tidak aman,” kata Waters.

Dia bahkan menyamakan tindakan Hanson dengan mengacungkan jari tengah kepada para perempuan Muslim, yang selama ini sering distigmatisasi dalam debat politik Australia.

Waters menilai penggunaan cadar bukanlah sekadar penutup wajah, melainkan simbol yang sarat makna budaya dan keyakinan, sehingga tidak pantas dijadikan properti teatrikal dalam perdebatan politik.

Pernyataan Waters mempertegas tindakan Hanson dianggap telah melampaui batas etika politik, terutama karena menyasar kelompok agama tertentu.

Sidang Terpaksa Dihentikan

Ketegangan meningkat ketika Hanson tetap menolak melepas cadarnya, meski diminta untuk mematuhi tata tertib. Akibatnya, pimpinan sidang memutuskan menghentikan pertemuan Senat hingga situasi kembali tertib.

Penghentian sidang ini menambah panjang daftar kontroversi Hanson di parlemen. Ini bukan kali pertama dia memakai busana Muslimah untuk memicu debat publik. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Ingin Penjarakan Politisi Muslimah AS Ilhan Omar

1 hari lalu

Tragis! Anggota Parlemen Australia Ditabrak Mobil, Kehilangan 1 Kaki

19 jam lalu

Sangar! Momen Marinir TNI AL dan Pasukan Australia Gempur Sasaran di Situbondo

6 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal