TAIPEI, iNews.id - China dinilai mengganggu pertahanan Taiwan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Pada bulan lalu, terhitung sudah ada 30 drone yang berdengung di dua pulau milik Taiwan dekat pantai selatan China.
Drone China yang terbang di wilayah milik Taiwan didominasi milik warga sipil atau tidak dikenal. Meski demikian, drone-drone itu menargetkan garnisun tentara Taiwan.
"China menggunakan pelecehan semacam itu untuk meningkatkan tekanan, dengan sengaja meningkatkan ketegangan di sekitar Taiwan. Jangan berasumsi bahwa drone sipil tidak ada hubungannya dengan tujuan militer," kata seorang analis di Yayasan Kebijakan Nasional Taiwan, Chieh Chung.
Keberadaan drone-drone ini pada akhirnya menambah ketegangan dua negara. Awalnya, Taiwan mengabaikan keberadaannya. Namun saat jumlahnya mulai meningkat, tentara akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan menjatuhkan satu unit ke laut.
Pada 1 September, tentara Taiwan menjatuhkan drone sipil. Ini merupakan langkah yang tidak biasa bagi Taiwan, yang sebelumnya tetap menahan diri untuk melawan China.