Dubes Lu Shaye Pertanyakan Kedaulatan Negara Bekas Soviet, Begini Tanggapan China

umaya
Jubir Kemenlu China, Mao Ning. (Foto: Reuters)

Sontak pernyataan Lu ini menuai banyak reaksi terutama dari negara Baltik dan Uni Eropa (UE). Menteri Luar Negeri Ceko Jan Lipavsky menyebut pernyataan tersebut sebagai sesuatu yang tak dapat diterima. 

"Saya harap pimpinan dari duta besar akan meluruskan hal ini," katanya menjelang pertemuan para menteri luar negeri UE di Luksemburg.

Senada dengan Menlu Ceko, Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis mengatakan komentar seperti itu juga sama sekali tidak dapat diterima.

"Tiga negara Baltik akan memanggil perwakilan China untuk secara resmi meminta klarifikasi dan memeriksa apakah posisinya telah berubah," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal