Dubes Lu Shaye Pertanyakan Kedaulatan Negara Bekas Soviet, Begini Tanggapan China

umaya
Jubir Kemenlu China, Mao Ning. (Foto: Reuters)

Sontak pernyataan Lu ini menuai banyak reaksi terutama dari negara Baltik dan Uni Eropa (UE). Menteri Luar Negeri Ceko Jan Lipavsky menyebut pernyataan tersebut sebagai sesuatu yang tak dapat diterima. 

"Saya harap pimpinan dari duta besar akan meluruskan hal ini," katanya menjelang pertemuan para menteri luar negeri UE di Luksemburg.

Senada dengan Menlu Ceko, Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis mengatakan komentar seperti itu juga sama sekali tidak dapat diterima.

"Tiga negara Baltik akan memanggil perwakilan China untuk secara resmi meminta klarifikasi dan memeriksa apakah posisinya telah berubah," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

3 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal