Duh, Perempuan di Negara Ini Terpaksa Pakai Kotoran Sapi saat Menstruasi karena Pembalut Mahal

Anton Suhartono
Ilustrasi para perempuan di Zimbabwe terpaksa menggunakan kotoran sapi saat menstruasi sebagai pengganti pembalut (Foto: Reuters)

Untuk mencegah kebocoran, dia dan saudara-saudaranya menggunakan kotoran sapi yang dibentuk gumpalan untuk menyerap darah.

"Saya mengambil kotoran, membentuk, dan membiarkannya kering agar mudah menyerap darah," kata nenek Constance, Vhene.

Untuk menghindari efek buruk, lanjut Vhene, kotoran sapi itu tidak langsung ditempelkan begitu saja ke vagina melainkan dibungkus dengan pakaian terlebih dulu. Kemudian kotoran sapi diletakkan di celana dalam seperti menggunakan pembalut.

"Para perempuan mengalami aliran deras pada siklus yang biasanya berlangsung 6 hari. Kami lebih suka cara ini karena kotoran sapi bisa menyerap banyak darah," ujarnya.

Setelah digunakan, kotoran sapi dibuang dengan cara dikubur di tanah.

"Pembalut adalah barang mewah yang tidak bisa saya beli untuk cucu-cucu perempuan saya," tuturnya, lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 hari lalu

Sopir Taksi Listrik Ditusuk Perempuan di Pademangan Jakut, Pelaku Ditangkap

31 hari lalu

Edukasi Menstruasi Penting untuk Remaja Perempuan, Bukan Sekadar Pembalut!

1 bulan lalu

Mitos Keramas saat Haid Bikin Menstruasi Berhenti, Ini Penjelasan Dokter

1 bulan lalu

Terungkap, Ini Alasan Pria Tendang Perempuan di Senayan City hingga Tersungkur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal