Dulu Saling Bunuh, Kini Taliban Ajak Mantan Pasukan Afghanistan Didikan Amerika Bergabung

Anton Suhartono
Zabihullah Mujahid ajak mantan pasukan keamanan Afghanistan bergabung ke militer (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Taliban mengajak mantan pasukan keamanan Afghanistan hasil didikan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara NATO bergabung ke militer. Keputusan ini merupakan langkah berani dan riskan yang diambil Taliban, mengingat selama 20 tahun terakhir mereka bertempur dan saling bunuh.

Pernyataan ini disampaikan setelah Taliban merebut Panjshir, provinsi terakhir yang belum dikuasai Taliban setelah mereka merebut kekuasaan Afghanistan pada pertengahan Agustus. Panjshir merupakan basis milisi anti-Taliban yang dikomandoi Ahmad Massoud, putra mantan komandan mujahidin Ahmad Shah Masssoud yang berperan mengusir Uni Soviet saat perang 1980-an.

"Pasukan Afghanistan yang dilatih selama 20 tahun terakhir akan diminta bergabung kembali dengan Departemen Keamanan bersama anggota Taliban," kata Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dikutip dari AFP, Senin (6/9/2021).

Mujahid juga mengeluarkan ancaman, setiap pemberontakan melawan pemerintahan Taliban akan dilawan dengan keras. 

"Imarah Islam sangat sensitif soal pemberontakan. Siapa pun yang mencoba memulai pemberontakan akan dipukul dengan keras. Kami tidak akan membiarkan (pemberontakan) lagi," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

4 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

4 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

4 hari lalu

Donald Trump Perintahkan Kibarkan Bendera AS Setengah Tiang untuk Hormati Dolly Parton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal