Dunia Internasional Ramai-Ramai Kutuk Kebiadaban Israel usai Kepung RS di Gaza

Muhammad Fida Ul Haq
Tentara Israel mengepung Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)

"Hamas adalah ide, sebuah gerakan. Tetapi jika mereka ingin memusnahkan kemampuan militer mereka, mereka harus membunuh setiap pejuang. Jadi, mereka benar-benar masuk ke setiap rumah - apakah itu rumah warga sipil, rumah sakit, atau infrastruktur lainnya - dan memastikan bahwa tidak ada pejuang di dalamnya," katanya kepada Al Jazeera.

Krieg mengatakan bahwa strategi ini kontraproduktif. "Pada dasarnya, Anda terlibat dalam pertempuran dan potensial membunuh lebih banyak warga sipil," ujarnya.

Selain itu, sebuah kelompok pengacara yang mewakili korban Palestina dari serangan Israel di Gaza telah mengajukan gugatan kepada Pengadilan Pidana Internasional (ICC). Israel disebut melakukan genosida.

Gilles Devers, seorang pengacara veteran Prancis dan perwakilan korban di hadapan ICC, mengajukan keluhan kepada jaksa sebagai bagian dari delegasi empat orang.

"Bagi saya, jelas ada semua kriteria kejahatan genosida. Jadi ini bukan pendapat saya, ini adalah realitas hukum," kata Devers.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

10 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

18 jam lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

3 hari lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal