Dunia Internasional Ramai-Ramai Kutuk Kebiadaban Israel usai Kepung RS di Gaza

Muhammad Fida Ul Haq
Tentara Israel mengepung Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)

"Hamas adalah ide, sebuah gerakan. Tetapi jika mereka ingin memusnahkan kemampuan militer mereka, mereka harus membunuh setiap pejuang. Jadi, mereka benar-benar masuk ke setiap rumah - apakah itu rumah warga sipil, rumah sakit, atau infrastruktur lainnya - dan memastikan bahwa tidak ada pejuang di dalamnya," katanya kepada Al Jazeera.

Krieg mengatakan bahwa strategi ini kontraproduktif. "Pada dasarnya, Anda terlibat dalam pertempuran dan potensial membunuh lebih banyak warga sipil," ujarnya.

Selain itu, sebuah kelompok pengacara yang mewakili korban Palestina dari serangan Israel di Gaza telah mengajukan gugatan kepada Pengadilan Pidana Internasional (ICC). Israel disebut melakukan genosida.

Gilles Devers, seorang pengacara veteran Prancis dan perwakilan korban di hadapan ICC, mengajukan keluhan kepada jaksa sebagai bagian dari delegasi empat orang.

"Bagi saya, jelas ada semua kriteria kejahatan genosida. Jadi ini bukan pendapat saya, ini adalah realitas hukum," kata Devers.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tolak Konser Andrea Bocelli, Massa Pendukung Palestina Demo di Patung Kuda Jakpus

4 hari lalu

Israel Serang Tenda Pengungsian di Gaza, 3 Orang Tewas Termasuk 2 Anak-anak

4 hari lalu

Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat

5 hari lalu

Warga Palestina Tak Berharap Banyak dari Pemilu Israel, Perdamaian Masih Jauh?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal