Duterte Rela Turun Jabatan Jadi Wapres Filipina, Sebut Ada Urusan yang Belum Kelar 

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan, Duterte tidak akan bekerja sama dengan ICC karena Filipina sudah menarik keanggotaan dari ICC.

Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC memberikan yurisdiksi untuk menyelidiki kejahatan yang dilakukan di sebuah negara selama dia menjadi anggota.

Rumor yang berkembang Duterte ingin tetap berkuasa dan siap menjadi pendamping presiden. Pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Filipina digelar terpisah.

Meskipun namanya terseret dalam tuduhan pelanggaran HAM, popularitas Duterte tetap tinggi. Hasil polling menunjukkan Duterte masih diminati menjadi pemimpin Filipina. 

Namun Duterte tak berambisi, melainkan ingin berbagi jabatan itu kepada sekutunya yang juga keponakan mantan Ibu Negara Imelda Marcos, Martin Romualdez. Duterte akan mendukung Romualdez jika dia mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

"Jika Romualdez mencalonkan, saya tidak. Jika tidak, saya (juga) keluar, mungkin," kata Duterte.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Heboh, Puluhan Sekolah di Filipina Pulangkan Seluruh Siswa gegara Ancaman Penembakan

4 hari lalu

Pakar Hukum Tata Negara Sebut Keabsahan Syarat Wapres Harus Dilihat Utuh

6 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

6 hari lalu

Brutal! Siswa SMA di Filipina Tembaki Teman di Kelas, 3 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal