Eks Presiden Rusia: Ukraina Akan Kalah Telak, meski Diberi Makan Senjata oleh Sampah Barat!

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.idRusia bakal meningkatkan pasokan persenjataannya secara besar-besaran pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, Kamis (2/2/2023).

Dia mengatakan, peningkatan persediaan senjata tersebut akan membantu pasukan Rusia mengalahkan Ukraina secara telak.

“Angkatan bersenjata kami secara teratur menerima pasokan penuh berbagai jenis rudal. Pengiriman semua jenis perangkat keras militer akan meningkat secara signifikan pada Tahun 2023,” kata Medvedev, seperti dikutip Reuters

Para analis militer Barat menduga Moskow tengah mengalami kekurangan pasokan militer, setelah pasukan Rusia menghantam Ukraina dengan jutaan peluru artileri dan ribuan rudal sejak dimulainya agresi militer pada Februari tahun lalu. Akan tetapi, para pejabat Rusia menyangkal klaim tersebut. 

Sebaliknya, Moskow mengaku memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan operasi militer di Ukraina. “(Pasokan baru senjata untuk Rusia) ini akan menimbulkan kekalahan telak pada kelompok neo-Nazi Ukraina yang telah diberi makan senjata oleh berbagai sampah Barat,” ucap Medvedev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Internasional
2 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Sebut Pemimpin Iran Pemberani

Internasional
4 hari lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Internasional
6 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal