Elon Musk Bisa Hengkang dari Tesla jika Paket Gaji Rp16.611 Triliun Ditolak

Aditya Pratama
CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: AP)

"Peran Musk sangat vital karena Tesla berupaya menjadi pemimpin global dalam kecerdasan buatan dan teknologi otonom," ucap Denholm dilansir dari Reuters, Selasa (28/10/2025).

Paket gaji yang diusulkan akan memberikan Musk 12 tranche opsi saham yang terkait dengan target ambisius, termasuk kapitalisasi pasar sebesar 8,5 triliun dolar AS dan pencapaian penting dalam bidang mengemudi otonom dan robotika.

Dalam surat tersebut, Denholm menjelaskan paket gaji yang diajukan untuk Musk tersebut sebagai hal yang diperlukan untuk menyelaraskan insentif dengan nilai pemegang saham dan pertumbuhan jangka panjang.

Paket insentif tersebut sekaligus mendesak investor untuk memilih kembali tiga direktur lama yang telah bekerja sama erat dengan Musk.

Dewan direksi Tesla telah diawasi selama bertahun-tahun atas hubungan dekatnya dengan Musk. Pengadilan Delaware awal tahun ini membatalkan kesepakatan gaji Musk pada tahun 2018, yang menyatakan bahwa kesepakatan tersebut diberikan dan dinegosiasikan secara tidak benar oleh para direktur yang tidak sepenuhnya independen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, 308 Saham Terdampar di Zona Merah

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, 351 Saham Melemah

3 hari lalu

Harta Low Tuck Kwong Turun Rp103 Triliun, Masih Jadi Orang Terkaya Indonesia

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 2,59 Persen, Keluar dari Level 6.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal