Elon Musk Bujuk Trump Batalkan Tarif Baru tapi Ditolak

Anton Suhartono
Elon Musk dilaporkan membujuk Donald Trump untuk membatalkan pemberlakuan tarif baru (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Miliarder Amerika Serikat (AS) yang juga kepala Departemen Efisiensi Pemerintah Elon Musk dilaporkan membujuk Presiden Donald Trump untuk membatalkan pemberlakuan tarif baru.

Surat kabar The Washington Post, mengutip keterangan dari dua sumber pejabat, melaporkan Musk, dalam kapasitas pribadi, meminta Trump untuk mempertimbangkan kembali penerapan tarif baru tersebut.

Disebutkan, Musk menghubungi Trump setelah mengkritik seorang penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, di media sosial. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Bahkan Trump semakin ganas, mengancam akan menambahkan tarif baru sebesar 50 persen terhadap produk impor dari China sebagai respons atas pembalasan Beijing. Trump tak membatalkan besaran tarif sebelumnya yang diumumkan terhadap China yakni 34 persen.

Ancaman tarif tambahan itu benar-benar akan diterapkan Trump jika China tidak mencabut pembalasan mereka yang akan mengenakan tarif 34 persen terhadap produk AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal