Elon Musk Sebut AS Harus Segera Keluar dari NATO, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Elon Musk mendesak agar negaranya keluar dari keanggotaan NATO secepatnya (Foto: AP)

Trump juga mengatakan telah memberi tahu para sekutunya di NATO, jika mereka tidak mau membayar maka AS tidak akan membantu.

"Itu masuk akal, kan. Jika mereka tidak membayar, saya tidak akan membela mereka. Tidak, saya tidak akan membela mereka," katanya kepada wartawan di Ruang Oval pada 6 Maret. 

Komisaris Pertahanan Uni Eropa Andrius Kubilius mengatakan kepada Bloomberg, dalam beberapa pekan terakhir, terjadi gejolak yang menghebohkan terkait sikap AS.

“Mungkin masih belum begitu jelas apa yang akhirnya akan menjadi strategi Amerika," ujarnya.

Berdasarkan undang-undang yang berlaku pada 2023, seorang presiden AS tidak bisa secara sepihak menarik diri dari aliansi pertahanan tersebut tanpa mendapat dukungan dari dua per tiga anggota Senat atau persetujan Kongres.

Negara-negara Eropa anggota NATO  sangat bergantung pada AS dalam hal komunikasi, intelijen, logistik, serta kepemimpinan militer strategis dan kekuatan persenjataan.

Para pemimpin Uni Eropa telah bertemu di Brussel, Belgia, untuk menggelar pertemuan darurat pekan lalu. Mereka membahas upaya untuk meningkatkan anggaran pertahanan secara besar-besaran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal