Elon Musk Tolak Aktifkan Starlink untuk Permudah Ukraina Serang Armada AL Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Elon Musk menolak untuk mengaktifkan layanan internet satelit Starlink di Krimea (ilustrasi). (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pengusaha miliarder asal AS, Elon Musk, menolak untuk mengaktifkan jaringan internet Starlink di Krimea yang memungkinkan Ukraina melancarkan serangan terhadap armada Angkatan Laut Rusia.

“Wilayah Starlink yang dimaksud memang tidak diaktifkan. SpaceX tidak menonaktifkan apa pun,” ungkap Musk melalui platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), Kamis (7/9/2023).

Sebelumnya, pada hari yang sama, media AS melaporkan bahwa Musk mematikan layanan Starlink di dekat Krimea. Tujuannya adalah untuk mengganggu serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap armada Angkatan Laut Rusia.

Seperti diketahui, Musk menjalankan berbagai perusahaan teknologi di AS. Salah satunya adalah perusahaan antariksa SpaceX beserta layanan internet satelitnya, Starlink,

Musk mengungkapkan, pihaknya memang menerima “permintaan darurat” dari otoritas pemerintah suatu negara untuk mengaktifkan Starlink hingga Sevastopol, Krimea. Namun, orang terkaya di dunia itu menolak permintaan tersebut.

Menurut Musk, SpaceX bakal terlibat dalam tindakan besar perang dan eskalasi konflik di Ukraina, jika memenuhi permintaan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

4 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

8 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

9 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal