Erdogan: AS Tak Kunjung Kirim Jet Tempur F-16 ke Turki, meski Sudah Bayar

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Meski sama-sama sekutu NATO, Yunani dan Turki telah berselisih selama beberapa dekade. Risiko konflik bersenjata antara dua negara bertetangga itu pun muncul beberapa kali. 

Permasalahan yang disengketakan oleh Ankara dan Athena antara lain berupa persaingan klaim teritorial di Mediterania Timur, khususnya di wilayah Laut Aegea. Ada juga perpecahan etnik Yunani-Turki di Siprus, dan penetapan batas maritim kedua negara. Turki telah berulang kali menuduh Yunani mengerahkan senjata di Kepulauan Aegean yang melanggar Perjanjian Lausanne 1923.

Namun, setelah gempa bumi dahsyat yang terjadi di Turki pada 6 Februari, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menelepon Erdogan dan berjanji memberikan bantuan untuk mengatasi dampak bencana itu. Ankara pun menanggapinya dengan menyampaikan belasungkawa setelah kecelakaan kereta api mematikan di Yunani pada 28 Februari. 

Perkembangan tersebut menandai kemungkinan dimulainya era baru dalam hubungan bilateral Yunani dan Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

4 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

4 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

4 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal