Erdogan Kecam Tuntutan AS agar Turki Jamin Keamanan Pejuang Kurdi

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Pada 2014, kelompok milisi Negara Islam atau disebut ISIS menguasai sekitar 100.000 kilometer persegi wilayah Suriah dan Irak, dan menerapkan aturan brutal terhadap hampir 8 juta orang.

Saat ini, mereka diperkirakan mengendalikan hanya 1 persen dari wilayah yang pernah mereka kuasai.

Namun demikian, kekalahan ISIS sejauh ini belumlah final. Laporan Kementerian Pertahanan AS memperkirakan, pada Agustus lalu, kemungkinan ada 14.000 jihadis yang tersisa di Suriah dan 17.000 di Irak.

Itulah sebabnya, ketika Presiden Donald Trump secara mendadak mengeluarkan pernyataan untuk menarik pasukan AS dari Suriah, dia menghadapi kritikan tajam dari negara-negara sekutunya.

Trump juga mendapat sorotan keras dari penasihat militernya dan politikus Partai Republik, karena keputusan itu antara lain akan berdampak kepada keberadaan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin YPG.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Ditelepon Presiden Turki Erdogan, Bahas Apa?

10 hari lalu

Tragis! Pria Tewas Beberapa Hari Jelang Pernikahan, Ditikam Calon Istri

13 hari lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

13 hari lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal