Erdogan: Macron Picu Bahaya bagi Prancis, Sebaiknya Segera Disingkirkan

Arif Budiwinarto
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan) kerap saling tuding dalam sejumlah permasalahan internasional. (foto: AFP)

Perseteruan Erdogan-Macron berlanjut dalam konflik Nagorno-Karabakh yang melibatkan Armenia dan Azerbaijan--dua negara pecahan Uni Soviet yang berperang sejak 1990-an memperebutkan wilayah tersebut. 

Macron menuding Turki ikut campur terlalu jauh dengan mengerahkan pejuang pro-Turki asal Suriah serta mendukung Azerbaijan dalam persenjataan tempur.

Prancis sebaiknya segera singkirkan Macron

Orang nomor satu Prancis itu juga menyebut Erdogan memperkeruh situasi dalam upaya Paris bersama AS dan Rusia--tergabung dalam Kelompok Minsk--mewujudkan gencatan senjata.

Menurut Erdogan, apa yang dilakukan Macron sama sekali tidak memberi dampak signifikan bagi Prancis. Sebaliknya, membawa negara tersebut ke jurang bahaya. 

"Macron membebani Prancis. Macron dan Prancis sebenarnya sedang mengalami periode yang sangat berbahaya," ucapnya dikutip dari Reuters, Jumat (4/12/2020). 

Lebih lanjut, Erdogan meminta rakyat dan politikus Prancis mengkritik manuver politik luar negeri Macron. 

"Harapan saya adalah Prancis segera menyingkirkan Macron," ujarnya. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 jam lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

10 jam lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

4 hari lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

4 hari lalu

Trump Akhirnya Ngaku Dievakuasi dari Pesawat Air Force One gegara Ancaman Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal