Erdogan: Turki Kembali ke Kehidupan Normal Mulai Maret 2021

Djairan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Turki sejauh ini melaporkan lebih dari 2,6 juta kasus dan hampir 27.000 kematian akibat Covid-19, sejak wabah dimulai Maret 2020. Lonjakan infeksi di negara itu masih berada pada angka 6.000-8.000 kasus baru per hari. Sementara, kegiatan vaksinasi Covid-19 sudah dimulai sejak Januari lalu.

Erdogan mengatakan, dia yakin Maret akan menjadi bulan di mana Turki akan membuat kemajuan besar dalam program vaksinasi. Pemerintah pun siap menambah regulasi yang diperlukan untuk pengadaan dosis. Vaksin corona buatan Sinovac asal China telah disuntikan kepada hampir 5,7 juta orang di Turki.

“Kami berada dalam posisi di mana kami dapat menghentikan dampak pandemi ini dengan kesabaran, dan dengan sedikit lebih banyak pengorbanan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Internasional
19 jam lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
11 hari lalu

Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikan Sebelum Seret Timteng ke Bara Api

Health
18 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal