Erdogan: Turki Negara Ke-3 Kembangkan Vaksin Covid-19 Mandiri Setelah AS dan China

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Turki ternyata menjadi negara ketiga di dunia yang mengembangkan vaksinvirus corona secara mandiri, padahal informasi mengenai penelitiannya selama ini tak terdengar.

Penelitian mengenai vaksin virus corona saat ini didominasi Inggris, Jerman, serta negara lainnya, di samping AS dan China.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Turki di posisi ketiga setelah Amerika Serikat dan China yang mengembangkan vaksin secara lokal. Bukan hanya vaksin, negaranya juga mengembangkan obat bagi pasien Covid-19.

"Covid-19 Turkey Platform yang didirikan TUBITAK (Dewan Penelitian Ilmiah dan Teknologi Turki) saat ini menggarap delapan vaksin berbeda dan 10 proyek pengobatan," kata Erdogan, saat pembukaan TUBITAK Excellence Centers di Kocaeli, seperti dilaporkan Xinhua, Senin (10/8/2020).

Menurut Erdogan, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

7 jam lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

5 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

10 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal