Exit Poll Pemilu Thailand, 2 Partai Besar Gagal Rebut Kursi Mayoritas

Anton Suhartono
Suasana di TPS di Bangkok dalam pemilu Thailand (Foto: AFP)

Demikian halnya dengan Palang Pracharat yang harus membentuk koalisi untuk tetap bisa mempertahankan Prayut Chan O Cha sebagai perdana menteri.

Meski demikian, Palang Pracharat lebih duntungkan oleh aturan yang dibuat oleh pemerintahan junta.

Masyarakat Thailand memilih wakil untuk menduduki 500 kursi DPR yang tersedia. Majelis rendah parlemen dan majelis tinggi Senat, yang ditunjuk sepenuhnya oleh pemerintahan junta yang berkuasa, akan memilih pemerintahan berikutnya.

Thailand berada di bawah kekuasaan militer sejak panglima militer Prayut Chan O Cha menggulingkan pemerintah terpilih pada 2014 yakni adik dari mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, Yinluck.

Prayut kembali dinominasikan oleh Palang Pracharat untuk menjadi Perdana Menteri Thailand berikutnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

DPR Akui Draf Revisi UU Pemilu Masih Alot, Sejumlah Isu Belum Ada Titik Temu

Internasional
3 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
4 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Nasional
4 hari lalu

Guru Besar UGM: Ambang Batas Parlemen yang Tinggi Rusak Sistem Pemilu Proporsional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal