Meski sebagian besar laporan tersebut mengandalkan data dari sumber terbuka, isinya mengungkap perhitungan paling komprehensif mengenai bantuan militer AS kepada Israel. Data itu juga memperkirakan keterlibatan langsung militer Negeri Paman Sam di Timur Tengah.
Sejauh ini, pemerintah AS, melalui Departemen Luar Negeri (Deplu), belum memberikan pernyataan resmi mengenai jumlah bantuan militer yang diberikan kepada Israel sejak Oktober 2023.
Sementara itu Gedung Putih meminta jurnalis menanyakan langsung ke Departemen Perang (Pentagon). Namun data yang diberikan Pentagon tak akan komprehensif karena hanya mengawasi sebagian dari bantuan militer AS.
Laporan-laporan itu juga menggunakan data yang diberikan untuk Kongres AS. Dalam laporan terungkap, tanpa bantuan AS, Israel tidak akan mampu mempertahankan kampanye militer melawan Hamas di Gaza.
AS diproyeksikan akan menggelontorkan bantuan militer senilai puluhan miliar dolar lagi untuk Israel dalam waktu mendatang.