Filipina Gerah China Pasang Pembatas Apung Ilegal, Halangi Nelayan Cari Ikan

Muhammad Fida Ul Haq
China memasang barrier apung di Laut China Selatan (Foto: Reuters)

Beijing mengizinkan nelayan Filipina kembali ke shoal yang tidak berpenghuni itu ketika hubungan bilateral membaik secara signifikan di bawah Presiden Rodrigo Duterte yang saat itu menjabat. 

Namun, ketegangan meningkat lagi sejak penerusnya, Ferdinand Marcos Jr, menjabat tahun lalu.

Personel penjaga pantai dan biro perikanan Filipina menemukan barier apung, yang diperkirakan panjangnya 300 meter, dalam patroli rutin pada hari Jumat di dekat shoal yang dikenal secara lokal sebagai Bajo de Masinloc.

Tiga perahu karet berlapis baja penjaga pantai China dan sebuah kapal layanan milisi maritim China memasang barier ketika kapal Filipina tiba.

Nelayan Filipina mengatakan bahwa China biasanya memasang barier seperti itu ketika mereka memantau banyak nelayan di area tersebut.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
22 jam lalu

Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

2 hari lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

2 hari lalu

3 WNA Jadi Tersangka Bentrok dengan Warga di Morowali, Pengamat: Investor-Pekerja Asal China Terlalu Diistimewakan

3 hari lalu

Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal