Filipina Larang 2 Senator AS Masuk Negaranya dan Ancam Batasi Visa bagi Warga AS

Anton Suhartono
Salvador Panelo (Screengrab: Facebook)

"Jika mereka akan menegakkan ketentuan ini dalam anggaran AS, maka kami terpaksa mewajibkan semua warga AS yang masuk ke negara ini untuk mendapatkan visa sebelum mereka diizinkan masuk," kata Panelo, dikutip dari AFP, Jumat (27/12/2019).

Dia menegaskan tak akan tunduk dan rela urusan dalam negeri Filipina dicampuri oleh AS.

"Kami tidak akan duduk diam jika mereka terus mengganggu kami sebagai negara yang berdaulat," kata Panelo.

Sementara itu dalam pernyataan tertulis dari penjara, Leila berterima kasih kepada dua senator AS yang menerbitkan ketentuan tersebut.

"Impunitas tidak bisa bertahan lama," tuturnya.

Mantan komisioner HAM itu menegaskan penahanannya merupakan tindakan balas dendam. Selama 10 tahun dia berjuang mengekspos keterlibatan militer dalam pembunuhan saat Duterte masih menjabat Wali Kota Davao.

AS merupakan sekutu lama Filipina dan juga mitra pertahanan terbesar. Banyak warga Filipina yang berimigrasi ke AS dan menjadi warga negara sana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

21 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

22 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

23 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal