Filipina Tolak Keras Permintaan China Singkirkan Kapal Perang di Laut China Selatan

Anton Suhartono
Filipina menolak permintaan China untuk menyingkirkan kapal perang usang dari Beting Thomas II, Laut China Selatan (Foto: Reuters)

Sebelumnya Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan negaranya mendesak Filipina menghormati komitmen dan menyingkirkan kapal yang ditambatkan secara ilegal.

Beting Thomas II, berjarak sekitar 195 kilometer dari Palawan, dijaga sejumlah kecil pasukan Filipina yang menjadikan kapal berkarat dan terjebak di karang itu sebagai tempat bermukim.

Sempat terjadi insiden, kapal-kapal Penjaga Pantai China mencegat dan menyiram dua kapal Filipina yang akan mengirim logistik untuk pasukan Filipina di Beting Thomas II dengan water cannon hingga menyebabkan kerusakan. Lorenzana menuduh China melanggar hukum internasional terkait insiden itu.

Presiden Rodrigo Duterte dalam KTT China-ASEAN pada Senin lalu yang juga dihadiri Presiden Xi Jinping blak-blakan mengatakan benci dengan tindakan China tersebut.

China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan sebagai wilayahnya berdasarkan sembilan garis putus-putus. Wilayah yang masuk dalam garis putus-putus itu bersingungan dengan beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Filipina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Jadi 676 Orang, Banyak Turis Asing Ditemukan Selamat

2 hari lalu

Nepal Berduka, Korban Meninggal Banjir Bandang Ratusan Orang

3 hari lalu

Update Banjir Nepal-China: 160 Orang Tewas, 1.300 Hilang termasuk 500 Turis Asing

6 hari lalu

China Bikin Heboh! Humanoid Ikut Tai Chi di Olimpiade Robot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal