Gajah Mati akibat Petasan, Pengawas Satwa Sebut Pembunuhan Paling Sadis

Anton Suhartono
Gajah di India mati setelah memakan buah yang di dalamnya ditaruh petasan (Foto: IANS)

Ahli satwa David Abraham mengatakan, kejadian tersebut diperkirakan belangsung lebih dari 2 pekan sebelum hewan ditemukan.

Menurut Abraham, berdasarkan pemeriksaan, luka di mulut gajah tampak sudah lama, bahkan sudah dipenuhi cacing.

"Kami memberi tahu pejabat kehutanan bahwa kondisinya sudah sangat buruk dan 2 hari kemudian gajah itu mati dalam posisi di air,” ujarnya.

Keesokan harinya, petugas mengautopsi dan menemukan janin berusia hampir 2 bulan.

“Dari rahim kami bisa menentukan bahwa ini merupakan kehamilan pertama sang gajah. Pemandangan itu membuat kami sangat sedih,” katanya.

Selain itu hasil autopsi mendapati rahang atas dan bawah serta gigi dan lidah rusak parah.

Kasus pembunuhan gajah secara sadis ini ditangani dua tim. Konflik manusia dan gajah biasa terjadi di taman nasional itu, namun ini merupakan pembunuhan paling sadis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru hingga Rinjani Kini Berstatus BLU, Ini Tujuannya

7 hari lalu

Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman

8 hari lalu

Kemenhut Ubah Layanan Publik ke Digital, Tiket Taman Nasional hingga Gakkum Jadi Prioritas

8 hari lalu

Arahan Prabowo, Pemerintah Gandeng OceanX Teliti 7 Taman Nasional Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal