Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan, negosiasi dengan Iran tidak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran tak akan memulai negosiasi lanjutan jika Amerika Serikat (AS) masih melanjutkan pendekatan ancaman terhadap negaranya. Kedua negara sedianya melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan damai final selama 60 hari sejak penandantanganan MoU gencatan senjata pada 17 Juni lalu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, negosiasi tidak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut. Dia mengutip Paragraf 13 MoU Islamabad yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

"Paragraf 13 dari MoU jelas, negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir tidak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut. Hormati tanda tangan Anda," tulis Araghchi, merujuk kepada Trump, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Selasa (7/7/2026).

Pendandantanan MoU yang terdiri atas 14 poin itu menandai dimulainya negosiasi lanjutan dalam waktu 60 hari. Negosiasi membahas beberapa isu sensitif yang belum disepakati dalam MoU, salah satunya program nuklir Iran.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi beberapa jam setelah Trump memperingatkan AS siap menggunakan kekuatan militer jika diplomasi gagal. Trump mengulangi pernyataannya bahwa Iran tidak boleh pernah memiliki senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Ketua MPR Ahmad Muzani: Saya Diutus Presiden Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei

57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal