Gawat! Jarum Jam Kiamat Bergerak menuju Tengah Malam, Singgung Perang Timur Tengah

Anton Suhartono
Bulletin of Atomic Scientist (BAS) menyatakan jarum Jam Kiamat bergeser 1 detik mendekati tengah malam, simbol dari potensi kehancuran dunia (Foto: AP)

Para ilmuwan kembali mengingatkan bahayanya perubahan iklim yang memicu pemanasan global.
Upaya yang dilakukan oleh banyak negara saat ini dalam menangani perubahan iklim belum memuaskan.

"Karena sebagian besar pemerintah gagal memberlakukan inisiatif pendanaan dan kebijakan yang diperlukan guna menghentikan pemanasan global," kata BAS.

BAS juga menyoroti sektor biologi yakni penyakit-penyakit yang muncul terus mengancam perekonomian, masyarakat, serta keamanan dunia.

Hal lain adalah perkembangan teknologi yang ternyata berdampak buruk bagi dunia. Serangkaian teknologi disruptif berkembang pesat pada tahun lalu dengan cara yang membuat dunia menjadi lebih berbahaya.

"Sistem yang menggabungkan kecerdasan buatan dalam penargetan militer telah digunakan di Ukraina dan Timur Tengah, serta beberapa negara bergerak untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam militer," demikian pernyataan BAS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

21 jam lalu

Menhan AS Pete Hegseth Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Ambisius ke ASEAN

1 hari lalu

Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS: Tak Perlu Presiden Lagi, Cukup Gubernur

1 hari lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal