Gawat! Militer Israel Siaga Tinggi Setelah Hamas Tunda Bebaskan Sandera

Anton Suhartono
Militer Israel dalam kondisi siaga tinggi setelah Hamas mengumumkan akan menunda pembebasan sandera (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel dalam kondisi siaga tinggi setelah Hamas mengumumkan akan menunda pembebasan sandera, Senin (10/11/2024). Keputusan Hamas itu dibuat setelah Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan membunuh warga sipil Gaza serta membatasi masuknya bantuan kemanusiaan.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membatalkan cuti bagi tentara yang bertugas di "Divisi Gaza". Mereka juga meningkatkan status siaga bagi pasukan yang saat ini masih ditugaskan di Jalur Gaza guna bersiap menghadapi potensi konflik baru jika gencatan senjata gagal.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya juga merespons keputusan Hamas itu dengan menyebutnya sebagai pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata.

“Saya telah menginstruksikan (militer) untuk bersiap pada tingkat kewaspadaan tertinggi untuk setiap kemungkinan skenario di Gaza,” kata Katz.

Namun, seorang pejabat senior militer Israel membantah kabar tersebut, tidak ada tindakan militer yang dilakukan kecuali jika Hamas jelas-jelas tidak mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

2 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

2 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal