Gempa M7,5 di Filipina, Peringatan Tsunami Dicabut 

Anton Suhartono
Gempa bumi M7,5 di Filipina selatan memicu kepanikan warga (Foto: Hinatuan LGU via Reuters)

Phivolcs meminta warga yang tinggal di daerah-daerah terdampak untuk mematuhi arahan dari otoritas setempat. 

Lembaga itu sebelumnya meminta warga di dua provinsi yakni Surigao Del Sur dan Davao Oriental untuk menjauh dari pantai.

Sementara itu badan penanggulangan bencana Filipina mengerahkan tim ke daerah-daerah terdampak untuk menilai kerusakan akibat gempa, termasuk korban. 

Sementara itu seorang warga di Bisling yang sempat mengungsi, Julita Bicap (51), mengatakan gempa susulan masih menghantui warga hingga Minggu pagi. Meski demikian warga tetap pulang ke rumah.

"Kami mulai kembali ke rumah pada Minggu pagi meskipun masih merasakan guncangan akibat gempa susulan," ujar perempuan yang bekerja di hotel itu.

Sementara itu Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mengungkap, gempa susulan terkuat yang mengguncang bermagnitudo 6,5.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

14 jam lalu

Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Apresiasi dan Anugerahkan Tanda Kehormatan

2 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

3 hari lalu

Gempa M3,6 Guncang Lumajang Jatim Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal